Jumat, 26 Agustus 2011

SISWA SMA N 2 SEMARAPURA PERTANYAKAN ISU PEMILU GUBERNUR TIDAK LAGI DIPILIH RAKYAT



Semarapura, Rencana beberapa pihak dan isu yang lagi marak di media mengenai Pemilihan Umum Kepala Daerah serta perubahan undang – undang sangat diikuti oleh siswa. Hal ini terbukti dengan munculnya pertanyaan siswa mengatakan “apa benar Pemilihan Gubernur tidak lagi dipilih langsung namun dipilih DPRD Provinsi saat Sosialisasi yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung di SMA N 2 Semarapura, Jumat, 26 Agustus 2011. Komentar tersebut memang benar adanya namun kita tunggu perubahan undang – undang tentang Pemilu Kepala Daerah yang masih digodok pihak legislatif dan eksekutif di pusat. Apapun itu pasti sebuah solusi yang terbaik buat rakyat Indonesia kata Made Kariada (Divisi Sosialisasi KPU Klungkung) menjawab pertanyaan siswa yang begitu kritis.
                        Ungkapan – ungkapan kritis itu muncul terus dari siswa ini menandakan siswa SMA N 2 Semarapura sangat antusias dan peduli akan Komisi Pemilihan Umum. Pertanyaan lain muncul kegiatan apa yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum beserta jajaranya jika tidak ada hajatan lima tahunan yaitu pemilu baik Pemilu Legislatif, Eksekutif serta Pemilu Kepala Daerah. Pihaknya menyatakan sesuai dengan Undang – Undang nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum yang telah dijabarkan dengan Peraturan KPU telah dipaparkan mengenai tugas dan wewenangnya. Diantaranya seperti Pendidikan Pemilih, Kerjasama dengan instansi terkait, Penguatan Organisasi, Sosialisasi peraturan perundang – undangan yang berkaitan dengan Pemilu, Pemutakhiran data pemilih, rapat – rapat koordinasi serta konsultasi – konsultasi dan juga evaluasi, sebagai sumber informasi kepada masyarakat, pelayanan administrasi rutin serta keuangan. Maka dari itu KPU Klungkung memulai sosialisasi kepada pemilih pemula yang termasuk dalam program pendidikan pemilih karena walau sekarang ada siswa yang belum berumur 17 tahun namun saat pemilu Kepala Daerah Gubernur/Bupati tahun 2013 serta Pemilu tahun 2014 sudah mencapai usia tersebut sehingga telah memilihi hak pilih. Kepedulian siswa terhadap pemilu dengan mengikuti perkembangan di media maupun menyerap dimasyarakat sebuah apresiasi yang sangat diharapkan oleh KPU, karena kaum intelektual muda ini nantinya menjadi generasi penerus bangsa ini dan juga bisa membawa negara yang kita cintai menjadi lebih baik. (wpmediacenterkpuklk)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar